Sabtu, 28 Maret 2015

Analisis Rasio



1.     ANALISIS RASIO 

Analisis Rasio menurut Mahmud M.Hanadie (2005:77) adalah penggabungan antara suatu unsur lainnya dalam laporan keuangan, hubungan antara unsure dinyatakan dalam bentuk matematis yang sederhana.

Analisis rasio merupakan bentuk atau cara umum yang digunakan dalam analisis laporan keuangan dengan kata lain diantara alat-alat analisis yang selalu digunakan untuk mengukur kekuatan atau kelemahan suatu perusahaan di bidang keuangan adalah analisi ratio keuangan ( Financial Ratio Analisis).

Analisis ratio dapat dilakukan dengan dua cara,yaitu :
·         Membandingkan perusahaan satu dengan perusahaan lain
·         Membandingkan perusahaan yang sama dalam periode yang berbeda.

2.    RASIO KERUANGAN

Rasio keuangan adalah perbandingan antara pos satu dengan yang lainya. Pos yang diperbandingkan bisa berasal dari laporan yang sama, misalnya laba terhadap penjualan. Bisa juga rasio merupakan perbandingan antara laporan keuangan, misalnya ROI. ROI adalah perbandingan antara laba (laporan laba-rugi) dan asset (neraca).
Jenis rasio keuangan terdiri dari :

1.      Rasio Aktivitas ( Activity Ratio)

Rasio aktivitas yang mengukur tingkat efektifitas penggunaan asset perusahaan. Rasio ini sering juga disebut rasio perputaran atau turnover. Secara umum semakin tinggi perputaran berarti semakin efektif  tingkat penggunaan asset perusahaan. Rasio perputaran meliputi :
·         Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turnover)
·         Rasio perputaran Piutang Usaha (Account Receivable Turnover)
·         Rasio perputaran Utang Usaha (Account Payable Turnover)
·         Rasio Perputaran Modal Kerja Bersih (Net Work Capital Turnover)
·         Rasio Perputaran Aktiva Tetap (Fixed Asset Turnover)
·         Rasio Perputaran Total Aktiva (Total Asset Turnover)

2.    Rasio Likuiditas ( Liquiditas Ratio)

Rasio likuiditas bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan perusahan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya. Oleh karena itu pos-pos yang di hitung adalah pos neraca pada aktiva lancer dan utang lancar. Rasio likuiditas meliputi :

·         Rasio Lancar (Current Ratio)
Rasio lancar adalah perbandingan anatara aktiva lancar dengan utang lancar. Perhitungan ini bertujuan mengetahui sampai berapa jauh sebenarnya jumlah aktiva lancar perusahaan dapat menjamin utang kepada kreditor jangka pendek.

·         Rasio Cair, Rasio Cepat ( Quick Ratio, Acid Test Ratio)
Sebagian orang merasa bahwa hasil perhitungan rasio lancar yang menghitung seluruh aktiva lancar kurang tajam, karena beberapa pos perlu dikeluarkan dalam perhitungan rasio cepat. Persediaan dianggap pos yang kurang lancar. Rasio ini cukup popular dan sering dipakai dalam analisis likuiditas.

·         Rasio Kas (Cash Ratio)
Rasio ini untuk mengukur  jumlah kas tersedia dibanding dengan utang lancar. Pengertian kas kadang-kadang diperluas dengan setara kas (Cash  equivalent) meliputi surat berharga yang mudah diperjual belikan. Dari tiga rasio likuiditas , maka rasio yang paling jarang digunakan adalah rasio kas karena dianggap terlalu sempit.

3.    Rasio Profitabilitas (Profitability Ratio)

Profitabilitas adalah kemampuan menghasilkan laba. Dalam analisis rasio, kemampuan menghasilkan laba dapat dikaitkan dengan penjualan,asset, atau modal. Pemilihan rasio tergantung dari mana kita kan melihat. Hal ini mudah difahami karena secara sadar perusahaan didirikan untuk mendapat laba. Rasio Profitabilitas terdiri dari :

·         Rasio Laba Kotor Atas Penjualan (Gross Profit Margin on Sales)
Rasio ini mengukur  tingkat profitabilitas produk sebelum dibebani oleh biaya-biaya lain. Rasio ini hanya mengukur laba kotor, tetapi dalam perhitungan sehari-hari sering dilakukan, karena mudah dan praktis.

·         Rasio Laba Usaha Atas Penjualan (Operating Profit Margin on Sales)
Laba usaha(laba operasi) adalah laba dari kegiatan utama perusahaan. Sebagai hasil utama, sudah seharusnya laba ini memberikan hasil lebih besar  dibandingkan laba yang bukan utama. Hal ini tidak berarti pendapatan lain-lain tidak boleh. Pendapatan lain-lain boleh saja, akan tetapi fokus kegiatan usaha terletak pada besarnya laba usaha.

·         Rasio Laba Sebelum Bunga dan Pajak (Margin Before Interst dan Tax on Sales)
EBIT (earning before interst on sales) adalah laba sebelum dibebani bunga dan pajak. EBIT mencerminkan laba perusahaan sebelumnya dipengaruhi oleh struktur modalnya (utang dan ekuitas). Jadi perusahaan dengan utang yang  lebih  besar atau kecil, beban bunganya belum mempunyai dampak pada EBIT.

·         Rasio Laba Sebelum Pajak (Pretax Margin Before Tax on Sales)
EBIT mencerminkan laba setelah  dipengaruhi oleh struktur  modal yang berupa beban bunga, namun  sebelum beban pajak.

·         Rasio Laba Bersih Atas Penjualan (Net Profit Margin on Sales)
Rasio laba bersih terhadap penjualan sangat penting artinya bagi pemilik, beberapa laba yang menjadi haknya. Rasio ini mengukur hasil akhir dari seluruh kegiatan perusahaan. Selisih laba bersih dengan laba usaha dapat mencerminkan berapa beban yang ditanggung perusahaan untuk biaya-biaya nonoperasional.

·         Rasio Tingkat Pengendalian Investasi (Return On Asset, ROA)
Tujuan perhitungan ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh asset yang digunakan dapat menghasilkan laba, dalam hal ini EBIT adalah laba tanpa beban bunga. Dengan demikian rasio ini untuk mengetahui keseluruhan hasil sebelum beban bunga utang dibanding dengan keseluruhan asset.

·         Rasio Laba Bersih Atas Modal (Return on Equity)
Bagi pemilik modal rasio ini lebih penting ketimbang rasio laba bersih terhadap penjualan, untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil yang diperoleh dari penanaman modalnya. Karena yang dibandingkan adalah laba bersih  dengan modal sendiri. Pengertian modal adalah semua moda yang tertanam di perusahaan, termasuk didalamnya saldo laba (laba ditahan). Dengan rasio tersebut , pemilik dapat membandingkan antara hasil diperusahaan satu dengan perusahaan lainnya.

4.   Rasio Solvabilitas (Solvency Ratio)

Rasio solvabilitas adalah rasio antar hubungan utang aset dan resiko. Ada yang perlu dikaitkan antara biaya atas penggunaan aset dengan biaya atas modal (cost of capital). Semakin sedikit utang semakin rendah resiko keuangan(financial risk) dasar pendekatannya adalah neraca atau laba-rugi. Rasio Solvabilitas terdiri dari :

·         RasioTotal Utang Terhadap Total Aktiva (Total Debt to Total Capital Ratio)
Semakin tinggi rasio ini semakin tinggi resiko kebangkrutan perusahaan. Dalam batas tertentu bank  akan sulit untuk mengabulkan permohonan kredit. Hanya saja setiap bank batasnya berbeda.

·         Rasio Total Utang terhadap Modal (Total Debt to Total Equity Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara utang dengan modal. Rasio satu menunjukkan jumlah utang sama dengan modal. Semakin tinggi rasio ini semakin tinggi resiko kebangkrutan perusahaan.

·         Times Interst Earned Ratio
Rasio ini bertujuan untuk mengukur pengaruh beban bunga terhadap laba sebelum bunga  dan pajak. Dengan melihat struktur laporan laba-rugi , mungkin lebih mudah mencari  terlebih dahulu  laba sebelum pajak baru kemudian ditambahkan kembali unsure bunganya.

·         Rasio Harga Pasar Terhadap Nilai Buku (Price To Book Ratio)
Tingginya rasio ini menunjukkan penilaian  atau harapan invertor terhadap perusahaan. Semakin tinggi rasio perusahaan dipandang semakin tinggi mempunyai proaspek yang baik.

·         Rasio Deviden Dibagikan (Devidend Payout Ratio)
EPS hanya mencerminkan kemungkinan menerima deviden. Bagi pemegang sahan penghasilan yang diterima adalah deviden itu sendiri. Karena itu perlu dihitung kaitan antara EPS dan deviden itu sendiri.





Sumber : TOTO PRIHADI, Mudah Memahami Laporan Keuangan

Kamis, 29 Januari 2015

Ocehan bocah JaT!M,,,



Selasa siang,,,,,
Hari itu adalah hari pertama jadwal UAS di semester 5 ini,jadwal pertama adalah matkul Sistem Akuntansi Informasi(SIA). Aku mendapat jadwal di kampus J Kalimalang lantai 3,malam harinya aku tak belajar sama sekali hanya saja di pagi harinya setelah sholat subuh aku hanya membaca saja materi yang diberikan oleh dosen.
Pukul.10.30 pemberitahuan ujian akan segera dimulai dan semua mahasiswa mulai berantrian di depan ruangan masing-masing.Hanya ada satu dosen pengawas,tak tahu sapa nama dosen itu hanya saja dosen tersebut sangatlah crewet sekali membuat kosentrasiku buyar dan membuatku panic.Bagaimana tak panic setiap menit dia pun memberitahu waktu akan segera habis,sedangkan masih banyak soal yang belum aku jawab.sungguh itu membuatku sangat jengkel,,,selang beberapa menit kemudian dia memberitahu waktu tinggal 12 menit lagi dan dia berucap”kalau tak bisa menjawab di asal aja toh nilai UTS kalian bagus jadi asal aja dan cepet kumpulkan” isshhhhhhh,,,,dalam hati aku mengumam bisa”nya dia bilang seperti itu,,tapi ya bener juga sih yang di bilang dosen itu kalau tak bisa menjawab mengapa terlalu lama buat difikirkan,buat pusing iya.
Waktu tinggal 5 menit,detik” jam ujian berakhir semua mahasiswa yang masih belum selsai menjawab soal” tersebut mulai mulai panic termasuk aku,tapi untung saja aku hanya kurang beberapa soal saja yang belum aku jawab.sedikit ragu dan bimbang dengan jawaban yang aku pilih,tapi bagaimanapun juga aku harus menjawab,benar atau salah aku pasrah saja.
Pukul.11.45 keluar dari ruangan ujian,sembari menunggu salah satu teman akrabku yaitu Riris,dia beda ruangan denganku.selang beberapa menit kemudian dia keluar dari ruangannya.tanpa mengihiraukan aku yang berada di samping pintu ruanganya,dia ngacir aja ke kamar mandi seprti buru” mw buang air kecil.saking dia terburu”nya aku panggil namanya aja tak menenggok,hingga aku mw kasih tahu kalau dia SALAH MASUK KAMAR MANDI CWO .hwwaaaaaaaaaaaa,,,,,aku dan temanku yang lainnya menertawakannya,selang beberapa menit dia menelponku dan memberitahuku bahwa dia salah masuk kamar mandi,,huaaaaaaaaa,,aku tak henti ketawa dengan kejadian ini.dengan nada yang amat malu dia memintaku untuk menghampiri dia di kamar mandi itu,aku mencoba menenangkannya untuk menunggu sebentar sampai kondisi kamar mandi itu sepi.beberapa menit kemudian tak ada anak cwo yang kemar mandi,lalu aku krim pesan singkat padanya untuk segera keluar dari kamar mandi itu.dengan wajah yang malu temanku itu menjelaskan kenapa bisa salah masuk kamar mandi,aku dan seorang temanku lainnya tak henti menertawainya.sungguh temanku ini orangnya sangat ceroboh dan ,kalau bahasa jawanya”Grusa Grusu”.emang benar temanku ini orangnya sangat cuek dan kurang focus tak tahu apa yang sedang ada di isi kepalanya itu,dia juga sering teledor dan pelupa namun dia baik orangnya.hanya saja sifat”nya itu membuatku geram kadang”.
Dia adalah teman baiknya selama dijakarta ini.saat aku tak mempunyai teman,dialah orang pertama yang merangkulku dan mengajak aku menjadi temannya.dia berasal dari medan,dia tinggal disini dengan kakak perempuannya.rumahku dan rumahnya tak begitu amat jauh,sehingga plang pergi kampus kita selalu bebarengan.ya,,, begitulah cerita singkatku dihari selasa yang penuh dengan hari yang berwarna.

Cerita Bocah JATIM,,,,,,



hari jum’at siang……
Saat itu sekitar pukul.10.05 aku berada distasiun kreta untuk mengikuti bimbingan PI di kampus depok. Disela-sela mengantri tiket aku bertemu dengan seorang nenek tua yang ingin pergi ke suatu tempat,dengan suara yang sedikit binggung dan pelan nenek itu membeli tiket sesuai dengan tujuan yang ingin dia tuju,namun petugas pemesanan tiket itu amat ketus melayani nenek itu.setelah tiket yang dipesen diproses oleh petugas,nenek itu ternyata salah memesan tiket dan lagi-lagi si petugas itu dengan amat kesal memarahi nenek itu dengan nada yang amat kasar,nenek itu hanya terdiam dengan muka sedikit menyedihkan dan itu membuatku merasa iba,dalam hati aku berfikir bahwa tak seharusnya petugas seperti meraka itu harusnya melayani pembelinya dengan ramah,meskipun ada sedikit kesalahan dari pembeli.waktu nenek itu dimarahi dengan nada yang ketus,ingin rasa aku menyahut perkataan petus itu.
Beberapa menit kemudian giliranku membeli tiket tujuan Depok,di saat memesan terdengar suara yang amat kencang,,brakkkkkkkkk,,,!!!! Sontak aku dan pembeli yang lainnya kaget,ternyata terjadi sebuah laka lantas yang melibatkan Kopaja dan sepedah motor.selang beberapa menit berkerumunan orang yang menolong korban tersebut.korbannya adalah pengendara sepedah montor yang di senggol dari belakang oleh bus kopaja.untung saja si pengendara tidak begitu parah lukanya.hanya saja aku heran dengan si sopir Kopaja dia tak merasa bersalah,malah menyalahkan si pengandara motor ujar pak satpam,akhirnya terjadilah cekcok antara mereka berdua.bebarapa menit kemudian polisi lalu lintas sedang berpatroli dan akhirnya masalah ini yang awalnya bisa diselesaikan dengan baik-baik akhirnya berbuntut menjadi rumit,berurusan dengan polisi. Orang Indonesia menyelasaikan masalah pasti dengan emosi dan tak dipikirkan dengan kepala dingin,tak mau salah dan disalahkan.
30 menit kemudian terdengar suara pemberitahuan kreta yang akan aku tumpangi sudah masuk stasiun,dengan berlarian kecil aku menuju gerbang kreta tersebut.dalam hati aku berucap alhamdulilah dapat tempat duduk yang biasanya selalu berdiri tapi hari ini kreta bersahabat denganku.perjalanannya tidak begitu jauh sih hanya 45 menit saja.sesampai di stasiun Depok aku disambut dengan iringan musik hujan yang gemercik seakan-akan menari diatas tanah.sembari menunggu kawanku yang lainnya,aku duduk dipinggiran stasiun sambil menikmati hawa dingin yang menyelimuti tubuhku.ternyata hari itu stasiun sedikit sepi hanya beberapa orang saja yang hendak berpergian,tempat-tempat duduk yang berda di dalam kreta saja hanya beberapa orang saja yang terlihat mendudukinya.
Suara isyarat kreta berbunyi,,,tanda kreta akan memasuki stasiun,sembari melihat-lihat sapa tahu kawanku ada di antara gerbong kreta tersebut,aku menenggok ke lorong gerbong kreta yang berhenti.terdengar suara lirih dari kejauhan memanggil namaku,,,aku menamatkan siapa yang menggilku ternyata kawanku.kemudian aku dan kawanku beranjak ke tujuan awal yaitu kampus dimana kita akan melakukan bimbingan.
Kampus D tidak jauh dari stasiun kerata hanya beberapa meter saja,namun tujuanku dan kawanku bukan kampus D melainkan kampus E yang harus dijangkau menggunakan transportasi umum atau yang sering disebut (Angkot),kampus E juga tak begitu jauh dari kampus D.Sesampai di kampus E,menunggu dosen pembimbing karena pada waktu pemberitauhan bimbangan tak diberitahu ruangannya.
Jam menunjukkan pukul.11.00 dosen tak member kabar dimana ruangan kita untuk bimbingan,akhirnya aku memutuskan untuk menghubungi dosen melalaui via telfon.sedikit lama dosen pembimbing menjawab telfonku,kemudian terdengar suara”Halo?”lalu aku menjawab dengan salam,kemudian aku bertanya”Ibu kita Bimbingan di ruangan mana kami sudah sampai di kampus E,,?)” lalu dosen menjawab “Bimbinganya di kampus G saja,karena saya akan mengajar disana”.hmmmmmm.,,aku dan kawanku menghela nafas sedikit kecewa.sebernarnya kita tak tahu dimana kampu G namun aku bertanya dengan salah satu mahasiswa yang berada dikampu E,dia mengatakan kampus G tak begitu jauh dari sini bisa dijangkau dengan jalan kaki.
Beberapa menit kemudian aku dan kawanku beranjak ke kampus G,dalam perjalanan kami berntanya-tanya dalam hati”mana sih kampusnya..?” tak lama kemudian Nampak seperti mahasiswa dan aku pun menanyakan dimana letak kampu G kepada mahasiwa tersebut ternyata kita sedikit lagi sampai jawab meraka.kampusnya sih tak sebesar kampus D,namun ruangan kelasnya rumayan banyak.sembari melihat-lihat terasa getaran yang bersal dari tasku,,ternyata sebuah pesan singkat dari dosen pembimbingku”Sudah sampai di kampus G,saya tunggu diSekdos”isi pesan dosen pembimbingku.
Lucunya aku dan kawanku tak tahu dimana letak Sekdos,akhirnya kami bertanya lagi kepada mahasiswa yang ada disekitar kampus,ada yang menjawab tak tahu dimana sekdos.mungkin saja mahasiswa baru,kemudian Tanya kepada yang lainya,arahanya begitu mantap menunjukkan ruangan sekdos dengan jari telunjuknya.kami pun segara menunju ke ruangan yang ditunjukkan,setelah menuju ruangan tersebut ternyata,,,,parkiran montor.Haaaaaaaaaa,,,kami semua tertawa dengan sedikit jengkel.bertanya kepada mahasiswa yang ada disekitar kampus seperti bertanya kepada Sopir Angkot Tembak,,di sasar-sasarin.hhmmmmmm hanya menghela nafas,,,kemudian terlihat OB kampus aku bertanya kepadanya ruangan sekdos.akhirnya kami sampai diruangan sekdos dengan perjuangan yang amat penuh kekeliruan dan ke jengkelan.
Sampai didepan Sekdos,temanku mengetuk pintu untuk bertanya dimana dosen pembimbing kami,,yang lucunya dosen ada ditempat duduk depan,kawanku ini tak melihat kalau dosennya duduk di depan.malah ngacir kebelakang ke staf dosen.aku dan kawanku lainnya yang melihat dari jendela tertawa melihat kawanku yang tak melihat dosen ada di depan.kemudian dosennya menyuruh untuk semuanya masuk kedalam,kami bimbingan berlima teman sekelas juga sih.masuk ruangan sekdos kemudian satu persatu kita mengeluarkan apa yang hendak ingin dikonsulkan kepada dosen.
Pukul.12.10 kami semua selesai melakukan bimbangan dan kami pun beranjak menuju kampus D untuk menjalankan sholat dzuhur,sesampai disana aku bertemu dengan teman akrabku,dia juga sedang bimbingan.aku dan kawanku sebimbingan tadi pisah dikampus D,ada yang langsung pulang dan ada yang sejenak beristirahat untuk makan siang.kemudian aku bergabung dengan kawanku ini untuk menunaikan sholat dzuhur dan kemudian makan siang.pukul.13.35 kami pun selesai makan siang dan beranjak untuk ke stasiun untuk membeli tiket pulang,sedikit mengantri untuk membeli tiketnya.
Tak lama kemudian terdengar informasi kreta yang akan kami tumpangi tiba distasiun tersebut,dengan sedikit tergesa kami pun berlarian kecil biar agar mendapat tempat duduk.setelah dibuka pintu gerbongnya ternyata banyak bangku kosong yang tersedia,hari ini mungkin banyak orang yang malas keluar karena cuaca sedikit tak mendukung untuk berpergian.45 menit kemudian sampai distasiun,dan kami pun segera meninggalkan stasiun dan menaiki Angkutan umum untuk menjangkau kerumah kami.pukul.15.10 aku sampai dirumah,begitu amat melelahkan namun menyenangkan.